Analisis Hambatan Belajar Biologi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Namohalu Esiwa Ditinjau Dari Karakteristik Gaya Belajar
Kata Kunci:
Hambatan Belajar, Gaya Belajar VAK, Pembelajaran BiologiAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis profil gaya belajar VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) siswa kelas XI SMA Negeri 1 Namohalu Esiwa dan mengidentifikasi ragam hambatan belajar didaktis serta epistemologis yang dihadapi siswa dalam pembelajaran Biologi. Hambatan belajar tersebut merupakan hambatan yang bersumber dari ketidaksesuaian strategi instruksional guru (mismatch) dan implikasinya terhadap penurunan fokus, kebosanan, perilaku disruptif pelampiasan motorik, serta rendahnya retensi pemahaman konsep abstrak siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data bersumber dari seluruh populasi siswa kelas XI yang berjumlah 53 orang dengan teknik sampling jenuh dan melibatkan satu orang guru mata pelajaran Biologi sebagai informan kunci. Untuk melengkapi referensi yang berhubungan dengan penelitian ini, maka peneliti melakukan pengumpulan data melalui kuesioner model VAK, observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi selama tiga bulan sebagai lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di dalam profil gaya belajar peserta didik terdapat sebaran persentase sebanyak 45,28% gaya belajar visual, 32,08% gaya belajar kinestetik, 22,64% gaya belajar auditori dan memiliki implikasi yang relevansinya kuat dalam memicu perlunya restrukturisasi pengajaran melalui strategi pembelajaran adaptif-multisensori yang ramah VAK terhadap pengoptimalan mutu akademis di sekolah.
Referensi
Bird, J. (2014). Science for Engineering (5th ed.). Routledge.
Cengel, Y. A., & Cimbala, J. M. (2018). Fluid Mechanics: Fundamentals and Applications (4th ed.). McGraw-Hill Education. (Relevan untuk pembahasan medium gelombang).
Cutnell, J. D., & Johnson, K. W. (2012). Physics (9th ed.). John Wiley & Sons.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2016). Textbook of Medical Physiology (13th ed.). Elsevier. (Sangat kuat untuk dasar pembahasan bioakustik dan transduksi telinga).
Harefa, M., Lase, N. K., & Zega, N. A. (2022). Deskripsi minat dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran biologi. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 381-389.
Inman, D. J. (2014). Engineering Vibration (4th ed.). Pearson Education. (Sangat baik untuk bagian penyelesaian masalah dan peredaman getaran).
Kutz, M. (2013). Handbook of Measurement in Science and Engineering. John Wiley & Sons.
Lase, N. K. (2020). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis problem based learning pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan kelas VII SMP. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran.
Main, I. G. (2013). Vibrations and Waves in Physics (3rd ed.). Cambridge University Press.
Sherwood, L. (2016). Human Physiology: From Cells to Systems (9th ed.). Cengage Learning. (Relevan untuk konsep bunyi dalam sistem biologis)
Thornton, S. T., & Marion, J. B. (2013). Classical Dynamics of Particles and Systems (5th ed.). Cengage Learning. (Dasar mekanika getaran harmonik).
Waruwu, S. M., Zega, L. A., & Lase, N. K. (2024). Penggunaan media pembelajaran terhadap materi sistem pernafasan manusia kelas XI SMA. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 4(2), 188-194.
Young, H. D., & Freedman, R. A. (2016). Sears and Zemansky's University Physics with Modern Physics (14th ed.). Pearson Education.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





